Beranda

Proses Pembibitan, Pemisahan dan Pengkerdilan Jabon

1. Proses Pembibitan

Sebelum dilakukan pemindahan pada media pembesaran bibit tanaman jabon dilakukan pemindahan pada polibek ukuran kecil kurang lebih 5 cm agar mendapatkan bibit yang kuat menahan sinar matahari secara langsung pada media pembesaran di persemaian. hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yang baik pada bibit jabon di persemaian kita, apabila bibit jabon pada lokasi penyemaian biji jabon langsung dilakukan pada media pembesaran bibit jabon akan mengalami tingkat kegagalan yang cukup tinggi.

Setelah umur jabon kurang lebih 10 – 15 hari pada polibek kecil ukuran 5 cm bibit jabon siap dipindahkan pada media pembesaran bibit tanaman jabon.

Dengan cara yang kita lakukan ini ternyata kita bisa mendapatkan bibit jabon dengan prosentase kegagalan yang sangat kecil.

Proses penanaman bibit yang ideal tidak dilihat dari ukuran ketinggian bibit jabon melainkan dilihat dari area yang akan digunakan untuk penanaman bibit jabon tersebut.

Sekedar tips bagi yang akan berinvestasi jabon di daerah berawa dan bertanah gambut sebaiknya penanaman dilakukan pada saat musim kemarau menjelang musim penghujan, jadi pada saat musim penghujan tiba dan tanah tersebut digenangi air maka bibit tersebut sudah dalam keadaan berakar kuat. Selain itu kami menyarankan kepada sahabat-sahabat agar menanam bibit jabon dengan ukuran antara 75 cm sd 1 m agar pada saat musim penghujan tiba dan area digenangi air maka bibit tanaman jabon tidak terendam sepenuhnya oleh air tersebut.

2. Proses Pemisahan

Proses pemisahan bibit jabon dilakukan agar kita bisa mendapatkan bibit jabon dengan ukuran yang sama dengan jumlah yang banyak, apabila proses ini tidak dilakukan maka kita akan mendapatkan bibit jabon dengan ukuran yang sama hanya sedikit. Itu dikarenakan bibit jabon pada setiap bedeng pada persemaian tidak mungkin akan mengalami pertumbuhan yang sama, maka dari itu proses pemisahan bibit jabon harus kita lakukan berdasarkan ukuran bibit jabon.

3. Proses Pengkerdilan

Setelah melakukan beberapa uji coba mengenai cara pembibitan bibit jabon kami telah menemukan cara untuk mendapatkan bibit tanaman jabon yang sangat baik. Salah satu cara yang kami temukan dengan perlakuan pengkerdilan, dengan cara yang kami lakukan ini ternyata dapat menghasilkan batang tanaman bibit jabon menjadi besar dan keras. Karena bibit tanaman jabon memiliki kadar air yang sangat tinggi pada bagian batang maka hanya dengan proses pembibitan dengan cara pengkerdilan tanaman bibit jabon lbih mudah pada saat proses penanaman dan tidak perlu menggunakan ajir sebagai penopang batang jabon agar tidak mudah roboh pada saat penanaman bibit.

pada saat tanaman bibit jabon dalam proses pengkerdilan memiliki ciri spesifik pada daun akan berbentuk keriting dan pada batang memiliki tingkat kebesaran yang lebih dibandingkan dengan proses pembibitan yang tanpa dilakukan proses pengkerdilan.

Banyak para petani bibit jabon yang tidak mengetahui proses yang harus dilakukan pada saat bibit jabon berada di persemaian. Mereka hanya mengerti pembibitan jabon dengan proses yang sangat standar, jadi hasil dari bibit tanaman jabon itupun sangat standard pula.

Bibit tanaman jabon sangat membutuhkan proses pengkerdilan karena batang bibit tanaman jabon memiliki kadar air yang sangat tinggi seperti yang sudah kami sebutkan di atas, bibit tanaman jabon hampir memiliki kesamaan dengan bayam yang memiliki kadar air pada batang sangat banyak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: